Saturday, January 18, 2014

SLEEPING IN AIRPORT: LCCT KUALA LUMPUR



11 des 2013. Jam 13.42
Di angkasa, di dalam perut air asia, cuaca diluar terlihat cerah. Awan bagai hamparan kapas. Nampaknya cucaca cukup terik siang ini di KL. Air asia AK 1331 melaju tenang. Saking tenangnya hingga terasa bagai tak bergerak. Semoga mulusnya perjalanan di udara ini juga akan mulus saat pendaratan nantinya. Aamiin. Meski awak kabin menjual menu makan siang yang terlihat sungguh menggoda, saya tidak tergoda. Tekad sudah dibulatkan untuk makan di food garden nanti . Nasi lemak oohh.. teh tarik…
Jam 14.15. Alhamdulillah. Air asia mendarat mulus semulus siti nurhaliza di LCCT. Tidak ada pengisian kartu imigrasi. Tapi antrian cap stempel imigrasi lumayan mengular siang ini. Ada 3 lorong, 1 khusus paspor Malaysia dan 2 buat non Malaysia. Proses cap imigrasi tidak lama, tidak sampai 5 menit. Setelah dipanggil, ambil sidik jari 2 telunjuk, ditanya berapa hari di Malaysia yang sy jawab 2 hari, ditanya lagi trus kemana, sy jawab lagi ke hongkong, dan tidak ada percakapan lagi. Tok.. cap imigrasi pun nempel di paspor. Done at 14.50.
Oya, nilai rupiah benar2 ambruk tidak berdaya di tempat penukaran uang. 1 ringgit = 4200 rupiah, dari yang sebelumnya sekitar 3000-an.
Tips: jangan buru-buru menukar uang. Dalam bandara LCCT saja banyak loket penukaran uang, banyak ATM. Apalagi diluar bandara. Berjalan saja sedikit keluar. Bedanya lumayan lah bisa untuk nambah uang makan dan transport.
Karena sudah niat, kami memutuskan untuk makan siang yang kesorean dulu di food garden. Food garden ini semacam pujasera, gedung yang didalamnya terdapat berbagai depot makanan dan satu depot minuman. Mulai dari masakan Malaysia seperti nasi lemak, masakan india hingga masakan padang bahkan KFC pun ada. Lokasinya cukup berjalan kearah luar, melewati musolah, dekat halte bus. Harganya lebih murah beberapa ringgit dibanding depot makanan dalam gedung bandara seperti depot taste of asia, merry brown, coffee bean dll.
Menuntaskan dendam semula, sy pesan nasi lemak ikan bilis (4,5 RM) dan teh tarik panas (1,2 RM). Bandingkan bila makan menu yang sama di depot taste of asia, nasi lemak (7,5 RM) dan teh tarik panas (3,5 RM). Lumayan bedanya kan.
Waktu yang tidak terlalu lama di KL sebelum berangkat ke makau besok jam 6 pagi, membuat kami hanya pengen ke KL sentral  (pusatnya moda transportasi di KL) dan  bukit bintang, tepatnya jl alor yang sepanjang jalanannya penjaja kuliner melulu, diselingi budget hotel dan minimart 24 jam.
Cara termurah dari LCCT ke KL sentral adalah naik bus (sky bus punya air asia 9 RM dan aerobus 8 RM). Busnya besar dan full AC akan membawa kita ke KL sentral dengan waktu tempuh sekitar 1 jam. Bus ini pula bisa dipakai bila hendak balik ke LCCT, namun bus terakhirnya jam 22.30. bila lewat jam itu, anda bisa naik kereta KLIA transit yang terakhirnya jam 24.00 dengan ongkos 12 RM.  Bila anda ingin jalan-jalan di KL tanpa diberati dengan koper atas ransel yang berat, barang2 itu bisa dititip di left baggage.  Dibandara ada left baggage hanya agak mahal sekitar 18 – 36 RM tergantung dari volume barang yang dititip, sedangkan di KL sentral, loker penyimpanan lebih murah bervariasi dari 5 – 20 RM tergantung besar loker yang kita inginkan.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      
Sedikit surprise begitu tiba di KL sentral sekitar jam 17.30, ketemu musisi jalanan yang menyanyikan lagu peterpan (sekarang band noah). Kejutan berlanjut saat kami ke bukit bintang (naik monorail dari kl sentral turun di stasiun bukit bintang) dan makan di jl alor, warungnya pun memutar lagu-lagu band ungu dan ebiet g ade. Ck..ck..ck musisi Indonesia rupanya Berjaya juga di negeri jiran ini.
Malam ini kami putuskan nginap di bandara LCCT. Selain hemat juga sayang jika buang duit hanya untuk tidur paling kurang 3 jam saja. Apalagi di bandara LCCT ini fasilitasnya lengkap, termasuk ada ruang khusus mandi. Apalagi yang dicari. Namanya juga budget traveler..

Thursday, January 16, 2014

BACKPACKER'S NOTE: PENGEMBARAAN BERMULA BALIKPAPAN SEPINGGAN



11 DES 2013
Jam 05.30.
Langit Balikpapan masih gelap. Semburat fajar belum juga muncul sempurna. Dingin cuaca masih terasa menggigit seluruh permukaan kulit. Namun di kamar tidur, saya bangun terkaget. Serasa ada Guntur hinggap menyelusup ke kamar. Ooo… ternyata suara mami teriak menggelegar. Sigap bangun, mandi lalu sholat subuh.
Bangunin Ang, bocah lelaki 6 tahun kami yang masih pulas. Tidur dengan mulut mangap hingga gigi bolongnya terlihat jelas. Ryu, adik lelakinya yg 2 tahun kurang 3 bulan sudah lebih dulu terjaga dan minum susu dot yang baru dibuatkan.
Pagi ini, Ang ulangan hari ke-3. Semoga lancar. Hari ini juga rencana masukin simerah ke bengkel dan selimuti sibleki. Maklum hari ini juga, papi dan mami akan berkelana selama seminggu. Backpackeran menyusur 5 wilayah; 2 di asia tenggara (Malaysia, Singapaura) dan 3 di asia timur (macau, hongkong dan Shenzhen di china).
Skedul kasarnya bermula tanggal 11 des 2013, dari bandara sepinggan Balikpapan ke kuala lumpur dengan air asia, nginap semalam, besoknya ke makau dengan air asia, ke hongkong via ferry (belum tahu masuk malam hari atau besok pagi), ke Shenzhen dengan kereta api (MTR), balik ke hongkong dengan MTR, ke Singapura dengan tiger air, nyebrang ke Malaysia lewat johor baru terus ke Melaka dengan bus, malamnya balik ke kuala lumpur, besoknya tanggal 18 des 2013 pulang ke Balikpapan. Tuntas sudah perjalanan seminggu.
Sarapan dulu di lounge blue sky, bandara sepinggan. Secara dari pagi perut belum diisi sarapan. Jadwal air asia jam 11.50 dan tiba di KL jam 14.20. di KL nanti,  Sudah direncanakan makan siang menjelang sore di food garden LCCT. Sudah terbayang seporsi nasi lemak dan teh tarik panas..
Oya, di lounge blue sky, kebetulan ketemu pak ABS (Andi Burhanuddin Solong), ketua DRPD Balikpapan. Hanya anggukan kepala yang dibalasnya angkat sebelah tangan. Tanpa sempat bertegur sapa.  Saya suka gaya pak ABS ini mengawal kota ini, meledak2 dan tidak suka basa basi. Pak ABS  cocok memimpin kota Balikpapan. Kota ini butuh pemimpin yang tegas dan berani berontak terhadap ketidakadilan provinsi. Semoga pak ABS mau maju bertarung di suksesi pilwali berikutnya. ..
Bismillah. La haula wala quwwata illa billahi. Dan pengembaraan bermula..

Wednesday, January 15, 2014

SLEEPING IN AIRPORT: HASANUDDIN MAKASSAR

setiap melihat bandara, selalu punya niat muntuk menjajalnya sebagai tempat nginap. ini semacam candu, bersifat adiktif dan selalu merindukan. maka bandara internasional Hasanuddin di Makassar ini pun pantas untuk dijajal.
Sengaja memilih penerbangan paling malam dari Balikpapan, yang ada hanya jam 20.55. dengan waktu tempuh 60 menit, maka sampai di Makassar sekitar jam 21.55 jika ontime dan tidak pakai delay. sebetulnya belum terlalu larut namun tidak masalah.
TIPS: Jika memungkinkan, jangan keluar dari bandara jika ingin menginap dengan nyaman di bandara. karena segala fasilitas bandara yang lengkap adanya diruang keberangkatan. 

eksplorasi dan observasi seluruh spot yang ada. di bandara Hasanuddin Makassar ini, buka 24 jam. penerbangan djni hari rata2 menuju ke wilayah papua.fasiltas toilet ada disetiap ruang tunggu keberangkatan yang ada 6 gate itu. ada ruang mandi di area gate 5 namun jarang terbuka kecuali kita bisa ngobrol dulu dengan petugas kamar mandinya. banyak kafe 24 jam. jika anda ingin berhemat, ada vending machine yang menyediaksn minuman panas/dingin dengan harga 5000 rupiah. mushollah ada diarea gate 2 dan jaringan wifi kencang tersedia gratis 24 jam tanpa pakai password. sayangnya tempat colokan listrik susah. adanya digerai dunkin donut, tapi gak enak hati kalau anda cuma nyolok tanpa beli dunat atau minum disana. 
Tempat duduknya sangat nyaman untuk dipakai tidur berselonjor dan berbaring. anda bisa memilih bangku mana saja. Jadi bandara Hasanuddin bisa direkomendasikan untuk tempat nginap yang nyaman.