Menikmati kuliner nikmat bermandikan cahaya emas mentari yang terbenam, di pinggir laut pula bukan cuman di Jimbaran
Pantai ini terletak di belakang Polda depan RS. Pertamina, jl. Jend Sudirman. Tidak berapa jauh dari Balaikota.
Di sepanjang pantai, dibangun pujasera dengan konsep bangunan kayu yang artistik. Ada puluhan kanter kuliner yang tersedia. Dari kuliner tradisional indonesia, oriental hingga eropa pun ada. Dari bubur manado, ayam betutu, kwetiau hingga steak pun ada. Mahal? gak lah. Tidak pake tipu-tipu pula. Jelas dan transparan. Harga terpampang disetiap buku menu dan yakin terjangkau.
Bila anda muslim, jangan takut ketinggalan waktu maghrib. Tenang saja. Musollah Umar Hasan, milik Polda, bisa diakses langsung dari pantai. Cukup besar dan bersih.
Di sini, menu favorit saya adalah nasgor kambing ala resto Kairo. Resto yang mengklaim dirinya sebagai Rajanya Masakan Kambing. Muanntap.. man. Nasgor ala timur tengah dengan sepotong daging kambing goreng yang masih nempel ditulangnya. Empuk dan spicy. Nyam..nyamm..(membayangkannya saja sudah bikin mulut beliuran hehehe)
Mau berenang dilaut sebelum makan, boleh..boleh saja. Bebas.
Bahkan jikapun hanya hendak duduk di pasir pantai menikmati semilir angin laut sambil melihat mentari emas yang perlahan tenggelam diufuk barat, tanpa makan minum. Bebas dan gratis. Oh..Nikmatnya hidup.






