Setelah beberapa kali sengaja nginap di bandara negara lain seperti Changi (Singapura) dan LCCT (Malaysia) dan ternyata aman dan cukup menyenangkan, maka kami punya percaya diri untuk menjajal bandara negara sendiri, Soekarno Hatta. Adu nyali dimulai...
Tiba tengah malam di Soetta, jam menunjukkan jam 23.45. Suasana bandara sepi-sepi menyeramkan. Keluar dari ruang kedatangan, kami sudah disambut oleh belasan sopir taksi. Entah yang terang maupun yang gelap. Yang ramah hingga yang mendesak.
Hindari Calo dan Preman!
Bandara Jakarta saya rasa lebih menyeramkan dibanding bandara Tan Son Nhat, Ho Chi Minh, Vietnam. Calo2 dan Preman yang beredar banyak di bandara. Bagaimana menghindarinya?? Jangan pedulikan alias jangan terima tawaran dari mulut manisnya, jangan bingung, jangan emosi. Tenang saja dan tolak dengan sopan. Mereka tidak akan mengganggu bila tidak ditanggapi.
Naiklah ke lantai 2, masuklah ke Transit Hotel (atau lantai tempat transit). Disana banyak yang nginap juga. Carilah tempat yang anda sukai. Toilet dan Ruang Sholat juga ada. Mesin minuman juga ada 24 jam jika anda haus. Kalau anda kelaparan, tunggulah besok saja. Ada sih yang buka 24 jam, Cuma adanya dilantai 1, lantai yang rawan. Sebaiknya tunggu besok pagi atau hari mulai terang.
Amankah?
Jangan kuatir. Di lantai 2 transit itu aman dan dingin. Cuman kadang2 berisik akibat lalu lalangnya orang yang menunggu pemberangkatan paling awal. Anda bebas mencari tempat untuk tidur. Cuman jangan berharap ada kasur empuk disana. Alas tidur diempuk-empukin sendiri. Alasnya terserah. Mau jaket sendiri, kantung tidur atau mau langsung beralas lantai yang dingin. Kalau mau lebih empuk beralaskan karpet, masuklah ke mushollah. Silakan ijin sama penjaga musholah, kalau nasib baik, akan diijikan. Untuk keamanan, cukup terjamin. Kalau mau extra aman, ambil trolley dan lintangkan di area tidur kita sebagai batas teritori.
Kalau mandi menjadi masalah prioritas, itu pun tidak masalah. Toilet ada 24 jam dan dibanyak tempat. Asal anda tidak mencari bathtub, karena hal itu hil yang mustahal.
Mau coba, ayo… Hemat dan jangan gengsi..
No comments:
Post a Comment